Wonosobo (Lintas Topik.com) – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi meluncurkan Program Layanan Sertifikasi Keandalan Bangunan Pesantren (YASSIN) pada peringatan Hari Bhakti PU ke-80, Rabu (3/12/2025).
Program ini menjadi langkah strategis Pemkab dalam memperketat standar keamanan dan keselamatan bangunan pesantren di seluruh wilayah Wonosobo.
Peluncuran dilakukan dalam Apel Luar Biasa di halaman DPUPR Wonosobo, dipimpin Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama Wakil Bupati Amir Husein.
Bupati menegaskan sertifikasi keandalan bangunan merupakan bagian dari mitigasi risiko untuk memastikan para santri belajar dan tinggal di lingkungan yang aman sesuai standar konstruksi.
Program YASSIN dibangun melalui kolaborasi DPUPR, Forum Komunikasi Pondok Pesantren, UNSIQ, dan Kantor Kementerian Agama.
Pemkab menyediakan pendampingan teknis serta edukasi bagi pengelola pesantren terkait kelayakan bangunan.
Kepala DPUPR Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, melaporkan bahwa assessment awal telah dilakukan bersama Kementerian Agama.
Dari pemeriksaan cepat, satu bangunan pesantren dinyatakan tidak layak digunakan karena tidak memenuhi persyaratan keselamatan dan telah berusia lebih dari 30 tahun.
Secara umum, mayoritas bangunan pesantren masih memenuhi syarat dasar, namun evaluasi teknis lanjutan tetap dijalankan dengan dukungan akademisi UNSIQ yang bertindak sebagai relawan sekaligus mitra transfer pengetahuan.
Peringatan Hari Bhakti PU ke-80 ditutup dengan penandatanganan kerja sama sertifikasi keandalan bangunan pesantren sebagai komitmen berkelanjutan Pemkab Wonosobo dalam menjamin keselamatan fasilitas pendidikan keagamaan.***
Editor : Agus Hidayat






