Wonosobo (Lintas Topik.com) — Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di jalur rawan Parakan–Wonosobo, tepatnya di wilayah Candimulyo, Kertek, Selasa sore (30/12/2025).
Sebuah truk yang diduga mengalami rem blong menghantam sejumlah kendaraan, menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka.
Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto menjelaskan, truk melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.
Saat memasuki jalur menurun dengan kondisi hujan, sistem pengereman diduga tidak berfungsi secara optimal.
“Truk mengalami rem tidak berfungsi dengan baik. Kendaraan kemudian menabrak mobil yang terparkir, lalu terus melaju dan bertabrakan dengan mobil Avanza putih yang ditumpangi empat orang,” jelas AKP Seno.
Benturan keras membuat mobil Avanza oleng ke kiri, menghantam rumah warga, dan masuk ke parit.
Dalam rangkaian kejadian tersebut, tiga sepeda motor turut terseruduk truk dan mengalami kerusakan parah.
Dua korban dilaporkan meninggal dunia, masing-masing sopir truk dan satu pengendara sepeda motor.
Sopir truk dan pengendara sepeda motor ditemukan meninggal di lokasi kejadian, sementara korban lainnya segera dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.
“Total sementara dua orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka-luka. Seluruh korban luka telah kami kirim ke rumah sakit,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua unit mobil dan tiga sepeda motor mengalami kerusakan berat, dengan kerugian material masih dalam pendataan pihak kepolisian.
Peristiwa ini kembali menegaskan reputasi jalur Parakan–Wonosobo sebagai jalur tengkorak.
Sebelumnya, pada Minggu (28/12/2025), sebuah truk tronton bermuatan keramik juga mengalami kecelakaan di Simpang Tiga Kertek, yang masih berada di ruas jalan yang sama.
Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur dengan kontur turunan dan tanjakan tajam tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait penyebab pasti kecelakaan.***
Editor : Agus Hidayat







