Wonosobo ( Lintas Topik.com)– Sebanyak 1.917 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi menerima SK PPPK Paruh Waktu pada Senin (1/12/2025) di Alun-alun Wonosobo.
Pengangkatan yang mencakup tenaga teknis, guru, hingga tenaga kesehatan ini ditegaskan sebagai langkah strategis Pemkab untuk memperkuat pelayanan publik dan kualitas aparatur daerah.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengangkat 1.917 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, yang SK-nya diserahkan pada Senin (1/12/2025) di Alun-alun Wonosobo.
Adapun rinciannya meliputi 1.712 tenaga teknis, 151 guru, dan 54 tenaga kesehatan.
Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, dalam sambutannya menegaskan bahwa kebijakan pengangkatan PPPK paruh waktu merupakan bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor.
Ia menyebut, langkah ini terhubung dalam “satu napas pembangunan” yang mencakup perbaikan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan keluarga, dan peningkatan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
“Inilah simpul-simpul kemajuan yang menjadi fondasi dalam mewujudkan Wonosobo yang Sejahtera, Adil, dan Makmur,” ujarnya.
Amir menjelaskan, SK PPPK Paruh Waktu tersebut mulai berlaku Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Oktober 2025, sementara para aparatur akan mulai bekerja secara resmi lewat Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) pada 2 Januari 2026.
Ia meminta para Kepala Perangkat Daerah untuk memberdayakan PPPK Paruh Waktu secara optimal serta menetapkan target kinerja yang jelas dan terukur.
Pengangkatan aparatur ini, kata Amir, merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian para honorer yang selama ini bekerja mendukung pelayanan pemerintahan.
Penyerahan SK tersebut dilakukan dalam rangkaian Upacara Hari KORPRI dan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Pada momentum tersebut, Amir mengingatkan bahwa ASN bukan sekadar pelaksana administratif, tetapi merupakan penggerak pembangunan yang harus profesional, adaptif, dan berintegritas.
Dengan mengangkat tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” ia juga menekankan pentingnya peran keluarga ASN—melalui DWP—dalam membentuk karakter bangsa.
“Melalui peran aktif DWP, saya berharap fondasi pelayanan publik dan kualitas aparatur kita semakin kokoh,” imbuhnya.***
Editor : Agus Hidayat
